Manajemen Sekolah

 Nama : MELDASARI

Nim : 11901066

Kelas : PAI 4C

Makul : Magang 1


MANAJEMEN SEKOLAH TUGAS KE II

A. Manajemen sekolah merupakan suatu kegiatan yang dilakukan secara benar dan sesuai untuk meningkatkan hasil kerja sekolah dalam mencapai tujuan pendidikan, baik tujuan nasional dan tujuan kelembagaan yang hasilnya bisa dilihat dari beberapa faktor sebagai petunjuk hasil kerja yang berhasil dicapai oleh sekolah. 

Bukan hanya itu manajemen sekolah juga merupakan tindakan mengatur dan menyusun administrasian sekolah. Manajemen sekolah memiliki dua aspek, yaitu : aspek manajemen luar dan aspek manajemen dalam. Manajemen dalam sekolah meliputi perpustakaan, laboratorium, bangunan dan sarana fisik lainnya, sumber dana, pelaksanaan evaluasi pendidikan, dan hubungan antar guru, dan murid. Sedangkan manajemen luar meliputi hubungan dengan pihak luar sekolah seperti masyarakat, dewan pendidikan, dinas pendidikan maupun pihak lain yang terikat dengan fungsi sekolah.

Didalam Manajemen Sekolah ada yang namanya Pemimpin dan Manajer, dimana pemimpin dan manajer tentunya memiliki fungsi yang berbeda.

Adapun fungsi dari pemimpin yaitu: pemimpin berfokus pada perkembangan, sebagai direktur, mencerminkankewenangan moral, menantang personal, mempunyai Visi, melatih kekuatan untuk berbagi tujuan, mendefinisikan fakta sebagai sebuah kemungkinan, memotivasi, menginspirasi, dan mencerahkan. Kemudian fungsi dari manejer ialah: berfokus pada pemeliharaan, sebagai manajer, mencerminkan kewenangan dan birokrasi resmi, menjaga kebahagiaan personal, mempertahankan daftar, jadwal, dan anggaran, memberi sanksi dan penghargaan, mendefinisikan fakta apa adanya, mengontrol, memastikan, dan mengkoordinasikan.

Sekolah yang baik adalah sekolah yang biasanya menerapkan model tujuan (model tradisional): pengukuran melalui tujuan-tujuan operasional, dimana model system (pendekatan proses/multidimensi): konsistensi internal, efesiensi penggunaan dan keberhasilan mekanisme kerja, dan yang terakhir yaitu model tujuan system: model parsons (adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi dan latensi) dan teori postman & weingartner (fungsi-fungsi esensial sekolah).

Adapun kegiatan manajemen sekolah adalah sebagai berikut:

1. Kesiswaan (peserta didik)

2. Kurikulum (kurikulum)

3. Ketenangan (ketenangan)

4. Sarana prasarana (sarana prasarana)

5. Keuangan (keuangan)

6. Humas (organisasi)

7. Layanan teknis (ketatalaksanaan, humas, dan, supervise internal)

Manajemen sekolah mempunyai fungsi, yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), leading (pengerahan) dan controlling (pengawasan).

A. Perencanaan (planning)

Perencanaan merupakan kegiatan untuk menetapkan tujuan yang akan dicapai dengan cara-cara untuk mencapai tujuan tersebut. Arti penting perencanaan terutama adalah memberikan kejelasan arahbagi setiap kegiatan, sehingga setiap kegiatan dapat diusahakan dan dilaksanakan dengan efesien dan selektif mungkin.

B. Pengorganisasian (organizing)

George R. Terry (1986) mengemukakan bahwa: “pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuan yang efektif antara orang-orang, sehingga mereka dapat bekerja sama secara efesien, dan memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu, dalam kondisi lingkungan tertentu, dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu”.

C. Pelaksanaan (actuating)

Pelaksanaan (actuating) tidak lain merupakan upaya untuk menjadikan perencanaan menjadi kenyataan, dengan melalui berbagi berbagai pengarahan dan pemotivasian agar setiap karyawan dapat melaksanakan kegiatan secara optimal sesuai dengan peran, tugas dan tanggung jawabnya.

D. Pengawasan (controlling)

Pengawasan merupakan suatu kegiatan yang berusaha untuk mengendalikan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan apakah tujuan organisasi itu tercapai.

 

Merujuk kepada kebijakan direktorat pendidikan menengah umum depdiknas dalam buku paduan menejemen sekolah, diuraikan secara ringkas tentang bidang-bidang kegiatan pendidikan disekolah yaitu:

1. Manajemen Kurikulum

Merupakan isi manajemen yang utama di sekolah. Prinsif dasarnya adalah berusaha agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik, untuk mencapai  tujuan yang lebih baik. Salah satunya untuk mendorong guru untuk menyusun dan menyempurnakan strategi pembelajarannya.

2. Manajemen Kesiswaan

Manajemen merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan untuk mengatur serta mengetahui dengan tepat apa yang akan dilakukan lewat proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Hal ini dilakukan guna mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Atau secara sederhana bisa kita artikan sebagai proses yang dilakukan agar usaha bisa berjalan sebagaimana mestinya. 

3. Manajemen Personalia

manajemen personalia adalah perencanaan, pengroganisasian, pengarahan, dan pengendalian atas pengadaan tenaga kerja, pengembangan, kompensasi, integrasi, pemeliharaan, dan pemutusan hubungan kerja dengan sumber daya manusia untuk mencapai sasaran perorangan, organisasi, dan masyarakat. 

4. Manajemen Keuangan

Manajemen keuangan adalah salah satu kendaraan penting dalam mencapai tujuan finansial sebuah perusahaan. Karena tanpa uang tentunya kebutuhan finansial sebuah perusahaan atau sekolah tidak bisa terpenuhi dengan baik. 

5. Manajemen Perawatan Preventif sarana dan Prasarana Sekolah

Manajemen perawatan preventif sarana dan prasana sekolah merupakan tindakan yang dilakukan secara periodik dan terencana untuk merawat fasilitas fisik, seperti gedung, mebeler, dan peralatan sekolah lainnya, dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja, memperpanjang usia pakai, menurunkan biaya perbaikan dan menetapkan biaya efektif perawatan sarana dan pra sarana sekolah. 


Manajemen sekolah sangat penting di dalam dunia sekolah, sebab manajemen dijadikan sebagai objek utama yang mencangkup segala sarana dan pra sarana yang terpenting pada sekolah tersebut. Sebagai contoh yaitu manajemen keuangan dimana tanpa uang, segalah sarana dan prasarana sekolah tentunya kurang terpenuhi dengan baik. Coba bayangkan ketika sekolah tersebut tidak ada yang namanya manajemen keuangan tentunya, sekolah tersebut mengalami keterbelakangan, sebab tanpa uang sekolah mungkin tidak bisa membeli perlengkapan sekolahnya dengan baik. Padahal perlengkapan sekolah merupakan sebuah media dalam suatu pembelajaran disekolah-sekolah, dan tentunya dengan keterbatasan perlengkapan sekolah siswa akan mengalami kesulitan, entah dalam proses belajar mengajar atau bahkan dalam beraktivitas dilingkungan sekolah tersebut. bahkan banyak sekolah yang masih mengalami hal yang demikian, hal tersebut terjadi karena mungkin, manajemen keungan sekolah tersebut kurang berjalan dengan baik. Dengan manajemen keuangan ini, pemasukan dan pengeluran sekolah, bisa diatur dengan sebaik mungkin. Agar segala sarana dan prasarana sekolah berjalan, sesuai dengan yang diinginkan. 


Selain manajemen keuangan, disekolah juga mebutuhkan manajemen kesiswaan, dengan manajemen kesiswaan ini seorang guru bisa tau apa yang dibutuhkan dan apa yang tidak dibutuhkan oleh siswanya. Bukan hanya itu dengan manajemen kesiswaan ini, guru bisa mengatasi segala tingkah laku siswa yang suatu ketika dapat merugikan sekolah, karena manajemen sekolah ini memiliki tujuan yaitu sebagai pengawasan. Dengan manajemen sekolah ini juga seorang guru bisa membuat aturan yang seharusnya di lakukan dan aturan mana yang tidak semestinya dilakukan oleh siswa/siswi yang ada disekolah tersebut. 


Dan yang lebih penting juga yaitu, manajemen kurikulum dengan manajemen ini sekolah tersebut bisa mengetahui standar pendidikan Nasional. Karena suatu sekolah tidak bisa membuat suatu pembelajaran tanpa melihat kurikulum yang sudah ditetap oleh pemerintah (menteri pendidikan). Sebab sekolah tidak bisa membuat materi pembelajaran yang bertolak belakang dengan kurikulum, karena kurikulum adalah panduan dasar dalam suatu pendidikan guna untuk menyusun sumber bahan ajar, yang dimana sumber bahan ajar ini akan di jadikan pembelajaran pada peserta didik. Oleh sebab itu mengikuti kurikulum yang sudah ditetapkan adalah hal yang wajib di ikuti oleh seluruh jenjang pendidikan yang ada di Indonesia. 


SUMBER

https://id.mwikipedia.org

https://staffnew.uny.ac.id

https://brainly.co.id/tugas/2340527


Komentar