Strategi Pembelajaran

 Nama : MELDASARI

Nim : 11901066

Makul : Magang 1 

STRATEGI PEMBELAJARAN

strategi pembelajaran bisa diartikan sebagai sebuah perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan tertentu. Strategi pembelajaran di dalamnya mencakup pendekatan, model, metode dan teknik pembelajaran secara spesifik. Strategi pembelajaran memiliki beberapa kegunaan dan manfaat di antaranya adalah siswa terlayani kebutuhannya mengenai belajar cara berfikir dengan lebih baik.

trategi pembelajaran juga turut membantu guru agar memiliki gambaran bagaimana cara membantu siswa dalam kegiatan belajarnya. Hal ini dikarenakan siswa memiliki perbedaan dalam hal kemampuan, motivasi untuk belajar, keadaan latar belakang sosio budaya dan tingkat ekonominya. Jadi, kegunaan strategi adalah memberikan rumusan acuan kegiatan belajar mengajar untuk memperoleh pengalaman belajar yang inovatif mengenai pengetahuan dan kemampuan berfikir rasional dalam menyiapkan siswa memasuki kehidupan dalam masa dewasa.

Contoh metode, teknik dan alat yang menjadi bagian di dalam pelaksanaan sesuatu strategi pembelajaran diantaranya adalah ceramah, diskusi, demonstrasi, debat, simulasi, laboratorium, pengalaman lapangan, brainstorming, simposium, bermain peran, LCD, video-tape, karya wisata, penggunaan narasumber, dan lain sebagainya.

Definisi Strategi Pembelajaran Secara Umum

Pengertian strategi pembelajaran secara umum adalah suatu rencana dan cara mengajar yang akan dilakukan guru dengan menetapkan langkah-langkah utama mengajar sesuai dengan tujuan pengajaran yang akan dicapai dan telah digariskan. Strategi pembelajaran juga bisa diartikan sebagai serangkaian rencana kegiatan yang termasuk didalamnya penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam suatu pembelajaran.

Pengertian Strategi Pembelajaran Menurut Para Ahli

Berikut merupakan pembahasan mengenai pengertian strategi pembelajaran menurut para ahli selengkapnya.

Menurut Kemp (1995)

Pengertian strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Menurut Kozma (2007)

Definisi strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai yang dipilih, yaitu yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya tujuan pembelajaran tertentu.

Menurut Sanjaya, Wina (2007)

Strategi pembelajaran merupakan pola umum perbuatan guru-peserta didik di dalam perwujudan kegiatan belajar-mengajar. Sehingga strategi menunjuk kepada karakteristik abstrak rentetan perbuatan guru-peserta didik di dalam peristiwa belajar-mengajar.

Menurut Egger Kauchak dan Harder

Strategi pembelajaran menurut Kauchak dan Harder adalah jenis-jenis metode mengajar yang khusus direncanakan untuk mencapai tujuan khusus.

Menurut Gerlach dan Ely (1990)

Strategi merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. Sedangkan strategi pembelajaran meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik.

Menurut Gropper (1998)

Strategi pembelajaran merupakan pemilihan atas berbagai jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. Mereka menegaskan bahwa setiap tingkah laku yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik dalam kegiatan belajarnya harus dapat dipraktekkan.

Menurut Gilistrap Martin

Arti strategi pembelajaran adalah pola ketrampilan dan perilaku guru yang dimaksudkan untuk menolong siswa mencapai tujuan pengajaran.

Cropper (1998)

Pengertian strategi pembelajaran merupakan pemilihan atas berbagai jenis latihan tertentu yang sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai. la menegaskan bahwa setiap tingkah laku yang diharapkan dapat dicapai oleh peserta didik dalam kegiatan belajarnya harus dapat dipraktikkan.

Menurut Dick dan Carey (1990)

Arti strategi Pembelajaran terdiri atas seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Strategi pembelajaran bukan hanya sebatas pada prosedur atau tahapan kegiatan belajar saja, melainkan termasuk juga pengaturan materi atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada peserta didik.

Menurut Hamzah B. Uno (2008)

Pengertian strategi pembelajaran menurut Hamzah B. Uno merupakan hal yang perlu diperhatikan guru dalam proses pembelajaran.

Menurut Suparman (1997)

Strategi pembelajaran merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara mengorganisasikan materi pelajaran peserta didik, peralatan dan bahan, dan waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan.

Menurut Hilda Taba

Arti strategi pembelajaran menurut Hilda Taba adalah pola atau urutan tongkah laku guru untuk menampung semua variabel-variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.

Menurut Raka Joni (1980)

Strategi pembelajaran adalah sebuah pola umum perbuatan guru siswa didalam perwujudan kegiatan belajar-mengajar yang menunjuk kepada karakteristik abstrak dari pada rentetan perbuatan guru-siswa tersebut.

Menurut J. R David (2008)

Dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. Strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang didesain untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.

Menurut Miarso (2004)

Strategi pembelajaran adalah suatu kondisi yang diciptakan oleh guru dengan sengaja agar peserta difasilitasi dalam mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.

Menurut Sadiman, dkk (1986)

Arti strategi pembelajaran adalah usaha-usaha yang terencana dalam memanipulasi sumber-sumber belajar agar terjadi proses belajar dalam diri peserta didik.

Menurut Alim Sumarno (2011)

Definisi strategi pembelajaran dapat diartikan sebagai kegiatan yang dipilih oleh pembelajar atau instruktur dalam proses pembelajaran yang dapat memberikan kemudahan fasilitas kepada pebelajar menuju kepada tercapainya tujuan pembelajaran tertentu yang telah ditetapkan.

Menurut Syaiful Bahri dan Aswan Zain (1995)

Pengertian strategi pembelajaran adalah sebagai pola-pola umum kegiatan peserta didik dalam mewujudkan kegiatan belajar untuk mencapai tujuan yang telah digariskan.

Menurut A.J. Romiszowski (1981)

Strategi pembelajaran adalah suatu pandangan umum tentang rangkaian tindakan yang diadaptasi dari perintah-perintah terpilih untuk metode pembelajaran.

Macam-Macam Strategi Pembelajaran

Secara umum, terdapat beberapa macam-macam strategi pembelajaran yang dapat dilakukan oleh seorang guru dalam proses belajar mengajar, antara lain adalah sebagai berikut ini.

1. Strategi pembelajaran ekspositori

2. Strategi pembelajaran inquiry

3. Strategi pembelajaran berbasis masalah

4. Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir

5. Strategi pembelajaran kooperatif

6. Strategi pembelajaran kontekstual CTL

7. Strategi pembelajaran afektif

8. Demikianlah pembahasan mengenai pengertian strategi pembelajaran secara umum dan menurut para ahli serta jenis-jenis strategi pembelajaran yang bisa digunakan.

Pada strategi pembelajaran dapat diklasifikasikan menjadi beberapa macam yaitu:

1. Strategi Pembelajaran Langsung (direct instruction)

Pada strategi ini merupakan pembelajaran yang banyak diarahkan oleh Guru. Strategi ini bersifat efektif untuk menentukan informasi atau membangun keterampilan tahap demi tahap. Biasanya, guru memberikan informasi tentang latar belakang, mendemonstrasikan keterampilan yang sedang diberikan kemudian memberikan waktu kepada peserta didik untuk dijadikan bahan latihan keterampilan tersebut dan menerima umpan balik apa yang anak didik lakukan.

2. Strategi Pembelajaran Tidak Langsung (indirect instruction)

Pada strategi ini umumnya diutamakan pada peserta didik walaupun strategi pembelajaran langsung dan tidak langsung dapat saling bergantung satu sama lain. Dalam strategi pembelajaran ini peranan guru yang biasanya disebut sebagai seorang penceramah bergeser menjadi fasilitator. Mengapa dikatakan seperti itu? Karena sebagai seorang guru harus dapat mengelola lingkungan belajar ketika di dalam kelas dan memberikan kesempatan kepada anak didik untuk ikut terlibat.

3. Strategi Pembelajaran Interaktif 

Dalam strategi pembelajaran interaktif lebih menekankan pada diskusi dan sharing antara guru dengan peserta didik. Karena dengan diskusi dan sharing dapat memberi kesempatan untuk peserta didik berkreasi terhadap gagasan, pendekatan, pengalaman dan pengetahuan serta dapat membentuk cara alternatif berpikir dan merasakan.

4. Strategi Pembelajaran Mandiri

Pembelajaran mandiri merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membentuk inisiatif dari tiap individu, kemandirian, dan peningkatan diri. Sistem strategi ini berfokus pada perencanaan belajar mandiri oleh peserta didik namun tetap dengan bantu seorang guru. Maksud dari belajar mandiri ini dapat dilakukan dengan teman sebaya nya atau dibentuk menjadi bagian kelompok kecil. Itulah beberapa bentuk dari klasifikasi strategi pembelajaran. Bukan hanya itu, dalam strategi pembelajaran juga terbagi beberapa bentuk setiap jajarannya. Seperti strategi pembelajaran langsung, strategi pembelajaran Inkuiri, Strategi pembelajaran Kooperatif, dan strategi pembelajaran menggunakan CTL (Contextual Teaching and Learning). 

Bagaimana penggunaan Strategi Pembelajaran Kooperatif ?

Pembelajaran Kooperatif secara bahasa memiliki arti belajar bersama antara dua orang atau lebih, sedangkan jika didefinisikan secara luas memiliki arti belajar bersama anar 4-5 orang, dimana tiap orang per kelompok memiliki tanggung jawab masing-masing sebagai bagian dari hasil yang mana tidak dapat dicapai dengan sendirinya tanpa adanya kerjasama dalam kelompok. Dengan maksud bahwa setiap anggota saling membutuhkan satu sama lain.

Dan maksud dari interpersonal environment tiap individu harus dapat menjadi bagian yang efektif untuk bisa memberikan antisipasi dan para peserta didik dituntun untuk dapat belajar mempraktikkan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki dalam kelompok sosial yang dibentuk. Dengan kata lain harus dapat mengatur skill interpersonal bila terjadi interpersonal environment. Sedangkan memicu pada studi sosial yang yang terkait dengan pembelajaran ini memiliki peranan yang cukup penting dalam membentuk suatu individu yang dapat berpatisipasi dan memberikan antisipasinya pada masyarakat dan bangsa, dimana sebuah kelangsungan hidup dan peningkatan pribadi terbentuk. 

Jika tidak adanya keeja sama antara orang lain yang efektif, maka akan mendapat kesulitan bila dilakukan. Dalam suatu komunitas, masyarakat maupun bangsa tidak dapat berkembang secara cepat apabila dari setiap individu itu tidak mempunyai keterkaitan kemampuan untuk bekerja sama dengan sesama individu. Maka dari itu, sebagai seorang guru mempunyai tanggung jawab dalam membantu anak didiknya untuk dapat memiliki kemampuan dalam bekerja sama dan berpatisipasi secara efektif ketika dalam kehidupan masyarakat. 

Dalam strategi pembelajaran Kooperatif terdapat beberapa langkah untuk dapat diterapkan ketika dalam proses belajar menurut Peter G dan Lorna K, yaitu:

1. Menentukan tujuan pembelajaran dan jenis aktifitas yang sesuai dengan peserta didik. Kemudian memberikan pernghargaan setelah selesai belajar kelompok dan memberikan sesuai kebutuhan anak didik. 

2. Pembentukan komposisi kelompok

3. Melakukan kerja sama yang efektif

4. Menetapkan peraturan dalam perilaku yang dapat diterima dan tidak dalam kelompok

5. Memberikan umpan balik dalam periode percoban dan kualitas kelompok

6. Memberikan kesempatan mendapat bantuan dari seorang guru jika memiliki permasalahan saat hal yang dibutuhkan.

7. Melakukan evaluasi ketika telah melakukan penerapan terhadap prosedur pembelajaran. 


Komentar